Meredam EsEmEs iklan…

Jengkel juga rasanya sudah dua bulan terakhir ini kena bombarir esemes iklan yang ga tau juntrungannya…bertemu aja belon pernah…apalagi kenal jauh banget dehhhh😦 …dah gitu gak kenal waktu lagi mau pagi…siang…sore…malem…ampe dinihari…menyebalkan banget…

Plus isinya kebanyakan sama…nawarin kartu kredit & pinjaman tanpa agunan/KTA (BI sempet turun tangan, tapi masih ada), barang elektronik/HP/BB, Bisnis Pulsa, mama minta pulsa & transfer ke rekening ini aja (Bank-bank yg rekeningnya digunakan sempet turun tangan dengan memblok rekeningnya jika benar) …, pameran ada juga tiket konser (presentasenya masih rendah).

Mungkin ini ada beberapa cara yang bisa digunakan untuk menangkal atau sedapat mungkin meredam esemes iklan menurut pendapat dan pengalaman saya:

  1. Isi ulang di ATM, ini untuk menghindari No. HP kita dilihat/dicatat sama orang lain, kelemahan isi ulang di ATM nilai nominal yang disediakan minimal Rp 25.000,-, sedangkan jika di kios/gerai pulsa bisa didapat dengan nominal Rp 5.000,-
  2. Jika memang harus mengisi di kios/gerai pulsa sedapat mungkin jangan ada yang dicatat dalam lembar isian/kertas yang berisi No. HP, nominal, dst. Nah ini banyak yang disalahgunakan dengan menggandakan/mengkopi lembar/kertas yang telah berisi No. HP.
  3. Kalau bisa isi ulang menggunakan voucher pulsa, memang cara ini sudah mulai ditinggalkan karena dianggap tidak praktis dan tidak bersahabat dengan alam (kotor/sampah) diganti dengan pengisian pulsa secara elektronik namun lebih aman.
  4. Usahakan pembelian kartu perdana ditempat resmi, saya punya pengalaman beli kartu perdana di salah satu kios dekat rumah, waktu itu belum “ngeh” dicatat Nomernya oke aja…setelah selesai aktivasi dalam 1 hari masak langsung masuk puluhan esemes yang ga dikenal…harusnya No. barukan belum punya temen maksudnya belum ada apa-apanya paling cuman nomer bawaan dari operator yang bersangkutan dan juga belum ngasih tahu nomer tersebut ke orang laen…akhirnya nomer itu bertahan hanya seminggu setelah itu kubuang ajah…
  5. Jangan memberikan No. HP kepada orang yang tidak dikenal dengan mudahnya.
  6. Jangan memberikan kartu nama yang ada No. HP-nya pada acara-acara yang sifatnya tidak berhubungan dengan pekerjaan atau relasi, bukan bermaksud sombong namun lebih untuk menjaga privasi.
  7. Jangan mengisikan No. HP dalam form isian pada saat registrasi/pendaftaran dalam acara/pameran, sulitnya lagi hal ini sudah menjadi kebiasaan dalam penyelenggaraan acara/pameran.
  8. Hindari memasukkan No. HP pada website/situs-situs yang diminta untuk memasukkan No. HP. dikhawatirkan mungkin website/situs tersebut palsu atau No. HP kita akan disimpan sebagai data base (meskipun dalam beberapa website/situs disebutkan tidak akan menggunakannya untuk dipublish/digunakan secara komersial; kita tidak akan/tidak mau membaca ketentuan tersebut karena memang hurufnya relatif lebih kecil dan dah gitu puanjang; paling langsung centang tanda setuju (ini yang krusial)).
  9. Hindari terhadap website/situs yang menawarkan esemes gratis (baik yang satu-satu atau pun yang bisa blast), dikhawatirkan akan me-record No. HP kita dan No. HP tujuan untuk dikumpulkan menjadi data base.
  10. Untuk HP/Smartphone bisa menggunakan software anti esemes yang banyak tersedia.

Mungkin hal-hal diatas bisa bermanfaat khususnya untuk saya.

 

About Altahira

Apa saja yang dianggap gak penting, ditulis deh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: