Tidak Pernah Kalah sampai Berhenti

Tidak pernah kalah sampai kita berhenti Jika kita percaya (atau bahkan menganggap) bahwa setiap peristiwa dalam hidup mempunyai suatu tujuan, kita akan belajar dari kekecewaan. Kita di dunia bukan untuk dihukum, melainkan untuk dididik.

Ketika kita melamar pekerjaan yang sangat kita inginkan setelah melakukan beberapa kali tes dan wawancara, ternyata kita tidak

Putus asa

Putus asa

diterima. Ketika kita jatuh cinta kepada seseorang, dan ternyata orang itu jatuh cinta kepada orang lain. Ketika kita sudah belajar dalam menghadapi ujian, ternyata hasil ujiannya tidak memuaskan. Merasakan kegagalan demi kegagalan pasti menyisakan kekecewaan pada hati kita. Ketika hal-hal ini terjadi, kita mempunyai beberapa pilihan.

Kita dapat:

• Bertanya pada diri sendiri, ”Mengapa kejadian buruk selalu menimpaku?” Hal ini menyebabkan kita mengasihani diri, suatu pilihan bagi pencundang. Saat kita mengasihani diri sendiri, kita tidak pernah melakukan apa pun untuk memecahkan masalah.

• Berkata pada diri sendiri, ”Ini bukan salahku.” Ini alasan lain untuk tidak melakukan sesuatu. Sekalipun bukan kesalahan kita, pertanyaannya ialah, “Apa yang akan kau lakukan mengenai hal itu?”

• Bertanya pada diri sendiri, “Apa yang dapat aku pelajari dari hal ini?” Dengan ini kita dapat segar kembali. Kita bertanya, “Apa yang aku pelajari? Apa lagi yang dapat aku lakukan? Siapa yang dapat membantuku?” Lalu kita mempunyai rencana untuk melakukan suatu hal lebih baik lain kali. Kita tidak pernah kalah sampai kita berhenti. Jadi, jika mengalami kekecewaan… sekarang sudah tahu apa yang harus kita tanyakan bukan?

(pelangi training center)

About Altahira

Apa saja yang dianggap gak penting, ditulis deh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: