Tiny New Home, New Life, New Live, New Hope, New Spirit…(part 1)

Pagi dunia…

Mentari telah menampakkan dirinya di ufuk timur dengan untaian warna kuning keemasan menerpa tempat tinggal kami yang mungil di daerah Lubang Buaya.

Kami akan beraktivitas pagi yang dimulai dengan mengelompokkan barang-barang kecil yang kira-kira tidak terpakai lagi seperti pakaian bayi anakku NAN ya ampuuun banyak sekali jumlahnya padahal sudah dibagi-bagi & diminta tetangga namun ya itulah ternyata masih banyak.

Dibantu oleh istriku, Eny M.D. anakku NAN yang sibuk obrak-abrik barang-barang mainannya, Tri Antoro, Suhesti Afrina (dua terakhir adik iparku). Saya mulai dengan mengeluarkan sofa dulu 1 terus kulkas, container plastic, tabung gas, kompor gas, meja, rak sepatu.

Untuk buffet dan 2 lemari pakaian dibantu istriku, Tri, Suhesti dan yang paling bontot Oom Agus yang memang ketiban pulung wong mau ketemuan Tri eh malah disuruh bantuin sama istriku, Oooo aaa lllaaahhh….

Untuk penyortiran barang, ini nih yang lucu saling rebutan antar Tri & Suhesti yang direbutin tuh cuman pulpen (memang sih saya punya bayak pulpen yangf corak dan jenisnya macam-macam dari luar negeri karena oleh-oleh Bos atau lebihan event).

Untuk tempat tidur, saya sendiri yang bongkar, bersihin dan pasang lumayan tambah cuapekkkk tapi demi untuk tidur malamnya yah kupasang saja, alhamdulillah 2 jam kelar. Sementara itu istri & Suhesti beres-beres didapur, cuci-cuci gelas, piring, mangkok, panci, sepatu, sandal, dll. Sampai pakaian-pakaian.

TV nanti dulu dipasangnya, rencananya 1 TV akan dipasang di ruang keluarga di lantai atas dan 1 lagi di kamar tidur kami. Ruang sholat ada di lanati atas dan gudang juga di lantai atas dimanfaatkan dulu rencananya memang akan ada 1 kamar lagi di atas.

Oh ya, saya juga pinjam mesin bor sama Pak De Hartono yang kerjanya di Kereta Gantung. Dia akan bawain nanti malam.

Selesai menjelang Maghrib, ya kami sudahi saja beres-beres untuk hari ini esokkan masih ada hari…

Benar juga, malam hari Pak De Hartono dating dengan membawa bor bersama-sama dengan istri dan anaknya Najwa. Wah anakku senang sekali karena ada teman bermain, riuh rendah bercandanya.

Terima kasih 4JJ1, keluarga dan kepada semua pihak yang telah membantu yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu atas bantuannya baik langsung maupun tidak langsung…

–ooOOoo—

About Altahira

Apa saja yang dianggap gak penting, ditulis deh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: