Apconex (Asia Pacific Conference & Exhibition) Sustaining Growth under Financial Turbulence Jakarta Convention Centre, 13-15 May 2009

Apconex 2009: on enabling financial turnaround

Day 1

13 May 2009

Saya bersama Dewi dan Ibu Mardiana sarapan dulu di The Café (Lagoon), saya ambil bubur ayam dan fresh milk, semangka merah, semangka putih dan melon. Setelah selesai kami melanjutkan perjalanan ke JCC via tunnel. Saya membawa souvenir untuk speakers sebanyak 15 buah yang isinya kain batik.

Saya bersama dengan Ibu Mardiana dari Perbanas (Leader) bertugas di Counter Registration ditemani sama teman-teman dari Universitas Indonesia dengan ketuanya Marini (Fisip jurusan Pariwisata), Nadya, Puji, Mila, Ajeng, Nova, dan Alfi (Si Bola Bekel) eh dibantu juga dengan Mas Aji Prabowo (Fry).

Kami bertugas:

–          mencocokan daftar peserta,

–          memberikan goodies bag dari Cisco yang isinya brosur BCA, BRI, BNI, Arghajata Consulting, ABFI, BI, InfoBank, Strait Times Indonesia Edition.

–          Memberikan bag dari Cisco yang isinya memberikan goodies bag yang isinya brosur BCA, BRI, BNI, Arghajata Consulting, ABFI, BI, InfoBank, Strait Times Indonesia Edition.

–          memberikan goodies bag dari Perbanas yang isinya brosur BCA, BRI, BNI, Arghajata Consulting, ABFI, BI, InfoBank, Strait Times Indonesia Edition.

–          Meminta kartu nama dari para pendaftar karena syarat untuk masuk ke pameran ini harus dengan kartu nama atau mengisi form registrasi yang telah disediakan untuk kemudian ditukar dengan ID card.

–          Meng-input data masing-masing kartu nama dan form registrasi ke computer untuk keperluan data base sponsor.

Hari pertama ini belum berjalan lancar karena:

v     Kami masih belum tahu situasi dan kondisi yang terjadi, misalnya dikarenakan RI. 1 batal untuk membuka acara Apconex ini jadi banyak pertanyaan tentang hal tersebut kepada kami sebabnya apa? Kami beritahukan bahwa RI. 1 menghadiri acara WOC (World Ocean Conference) di Manado yang acaranya bersamaan dengan Apconex 2009.

v     Masih agak bingung membedakan peserta yang ikut kongres, exhibitor dan visitor walaupun peserta kongres membawa undangan (berupa hard copy, surat, fax, dll.) namun banyak yang tidak membawa undangan namun mengaku peserta kongres.

v     Ruangan yang agak panas meskipun sudah dipasangi AC 1 set namun plus tetesan airnya yang membuat karpet menjadi basah.

v     Tambahan brosur-brosur yang menyusul membuat kami harus memasukkannya satu-persatu kedalam goodies bag.

v     Pendaftar yang ngotot minta goodies bag atau tas.

v     Exhibitor yang terus meminta tambahan ID card.

v     Peserta yang datang terlambat padahal tidak terlambat.

Ada kejadian yang membuat saya lelah, yaitu saya harus kembali ke kantor untuk mencari file yang diperlukan oleh rekan saya, waduuuhhh…ya sudah, saya naik busway saja turun di Dukuh Atas terus transit lanjut ke UNJ, ubek-ubek ketemu print lanjut ke Harmoni.

Di Komplek Duta Merlin, saya tertimpa palang pintu otomatis sehingga kepalaku agak pusing dan benjol di jidat… adiuuuuuuhhhh….

Kembali ke JCC jam 1530.

Kembali ke kamar 1830.

About Altahira

Apa saja yang dianggap gak penting, ditulis deh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: